Tuesday, October 04, 2005

Benarkah Jodoh Seseorang Bisa Dihalangi Manusia?

Berikut petikan artikel di www.eramuslim.com, semoga bermanfaat :)

Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Kakak saya pernah bertanya kepada seorang Kiai mengenai saya yang belum juga mendapat jodoh di usia yang 28 tahun. Dan menurut orang tersebut saya memang ditutupi jodohnya oleh seseorang yang dulu pernah suka sama saya.

Yang ingin saya tanyakan benarkah jodoh atau nasib seseorang bisa dibuat atau diubah oleh manusia? Bagaimana caranya menghindari ataupun mengusir hawa jelek yang ada di diri saya, jika memang apa yang orang pintar itu katakan mengenai diri saya yang ditutupi oleh seseorang itu benar adanya, apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.

Wassalammualaikum wr. wb.
Santi

Jawaban:

Wa’alaikumsalaam wr. wb.

Saudari Santi, anda tidak perlu khawatir. Karena semua yang ada di muka bumi ini telah ditakdirkan oleh Allah SWT. Dan kita di dunia tidak ditugaskan untuk mengorek-orek takdir, yang ada hanyalah berusaha dengan syariat yang benar dan berdoa. Apa yang dikatakan orang pintar itu, hanya membuat anda gelisah. Bila anda mempercayainya ucapannya, maka dalam hadis Qursi Allah SWT mengatakan: “Bahwa aku tergantung prasangka hambaku padaku.”

Jadi jangan pernah berprasangka buruk kepada Allah SWT. Dalam hadis yang lain Nabi SAW mengatakan, “Jangan kalian meninggal, kecuali telah berparasangka baik kepada Allah SWT.” Oleh karena itu jangan berburuk sangka bahwa jodoh anda terhalangi.

Majalah Ghaib pun pernah memuat sebuah cerita, di mana ada seorang wanita yang diramal oleh orang pintar bahwa ia akan terhalangi jodohnya sampai 50 tahun, hal itu harus dilawan. Dan ternyata benar, perlawanan itu membuahkan hasil. Di mana ia telah memperoleh jodohnya sebelum 50 tahun.

Sesungguhnya ramal-meramal dalam Islam merupakan perbuatan kerjasama dengan setan dan merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan. Setan ingin membuat manusia sengsara dan sesat, jangan mengikuti secara perasaan ataupun secara nasihat termasuk ramal-meramal.

Takdir dihalangi oleh seseorang? Yang terjadi sesungguhnya adalah bukan masalah takdirnya, karena takdir itu hanya diketahui dan dimiliki oleh Allah SWT. Dalam kasus ini adalah sihir yang digunakan oleh orang tertentu untuk menghalangi jodoh orang, itu semua bukan masalah kekuatan sihirnya, namun masalah izin Allah SWT. Jadi semuanya masih ada dalam koridor takdir dan izin Allah SWT.

Adapun seseorang terkena sihir, kemudian ia merasakan sesuatu yang janggal dalam hidupnya. Misalnya orang lain selalu melihat dirinya dalam keadaan yang tidak baik, wajah yang menyeramkan atau bau yang tidak sedap, padahal sesungguhnya dirinya sendiri tidak merasakan hal yang aneh. Itu artinya ada yang tidak wajar.

Oleh karena itu, setiap muslim harus membentengi dirinya dengan selalu berdzikir, baca al-Qur’an dan selalu berdoa yang bagus-bagus dan sering. Ruqyah Syar’iyyah merupakan satu solusi yang memang diajarkan oleh Nabi untuk menghilangkan sihir termasuk sihir untuk menghalangi jodoh. Jadi saudara Santi, yakinkan pada diri anda bahwa setan itu sesungguhnya tipu dayanya sangat lemah, untuk itu sebaiknya anda jangan memperdulikan apapun yang diucapkan oleh orang pintar tersebut. Lakukanlah ruqyah syar’iyyah pada diri anda, dekatkan diri pada Allah Swt., banyaklah berdoa. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi anda akan segera mendapatkan jodohnya. Amin.

Wasalaamu’alaikum wr. wb.
Ustadz Budi Ashari

Sumber: http://www.eramuslim.com/ks/ag/59/21141,1,v.html

0 Comments:

Post a Comment

<< Home